Jumat, 10 Mei 2013

Ilmu Alamiah dan Teknologi Masa Depan Sehubungan dengan Kelangsungan Hidup Manusia



By Harini

Pemanfaatan Energi Biogas

Biogas merupakan gas yang dilepaskan jika bahan-bahan organik seperti kotoran ternak atau kotoran manusia, limbah rumah tangga, atau setiap limbah organik yang biodegradable dalam kondisi anaerobik difermentasi atau mengalami proses metanisasi. Kandungan utama dalam biogas adalah metana dan karbon dioksida. Biogas digunakan sebagai gas alternatif untuk memanaskan dan menghasilkan energi listrik. Biogas bersifat ramah lingkungan dan dapat mengurangi efek rumah kaca. Pemanfaatan biogas sebagai energi alternatif akan mengurangi penggunaan kayu bakar. Dengan demikian dapat mengurangi usaha pohon di hutan, sehingga ekosistem hutan tetap terjaga. Sebagai energi alternatif, biogas bersifat ramah lingkungan dapat mengurangi efek rumah kaca. Pemanfaatan biogas sebagai energi alternatif akan mengurangi penggunaan kayu bakar. Dengan demikian dapat mengurangi usaha penebangan pohon di hutan sehingga ekosistem hutan tetap terjaga.

Dampak Positif Penggunan Biogas     :
1.      Biogas dapat digunakan sebagai pembangkit listrik rumah tangga.
2.      Mengurangi ketergantungan untuk menggunakan gas LPG.
3.      Mengurangi Pencemaran
4.      Energi biogas dapat berfungsi sebagai energi pengganti bahan bakar fosil sehingga akan menurunkan gas rumah kaca di atmosfer.

Dampak Negatif Penggunaan Biogas :
1.       Bila terjadi sedikit kebocoran pada reaktor akan mengakibatkan kehilangan gas yang  cukup besar sehingga dibutuhkan pembuat  reaktor yang telah terlatih.
2.      Tekanan gas berfluktuasi tergantung dari gas yang dihasilkan.
3.      Suhu dalam reaktor relatif dingin

Penggunaan Biogas di Indonesia
Warga Desa Metan, Sukoharjo, Jawa Tengah  mempunyai cara unik untuk menjaga kesehatan lingkungan kampung mereka. Kampung perternakan yang  biasa kotor ini menjadi bersih, karena sebagian warga disini mengubah limbah kotoran sapi menjadi biogas yang mereka bisa manfaatkan sebagai bahan bakar untuk memasak. Desa Metan di Sukoharjo, Jawa Tengah dahulu tidak seperti ini, kumuh dan kotor dengan limbah kotoran sapi. Maklum saja, karena desa ini merupakan kampung para peternak sapi. Kampung ini menjadi bersih karena sejumlah warga disini mengubah kotoran sapi menjadi biogas, yang mereka butuhkan untuk memasak.
Proses pembuatan sangat sederhana, kotoran sapi yang menumpuk dicampur air lalu dimasukkan kedalam bak penampungan. Endapannya menghasilkan biogas dan bisa langsung digunakan untuk memasak dengan menggunakan kompor khusus. Banyak warga disini yang sudah memanfaatkan biogas ini, karena bisa mengurangi beban membeli minyak tanah atau gas elpiji. Dengan cara seperti ini warga di Desa Metan, Sukoharjo mendapat 2 keuntungan, lingkungan menjadi bersih dan sehat, sekaligus mendapatkan bahan bakar yang murah.

Pendapat : Suatu tantangan tersendiri  untuk menerapkan teknologi baru kepada masyarakat desa,  terlebih pada penerapan teknologi biogas. Energi biogas ini merupakan energi alternatif yang terbaik dan sederhana dalam pembuatannya, khususnya untuk masyarakat pedesaan yang memiliki peternakan. Dalam pemanfaatan biogas ini, banyak keuntungan yang didapat oleh masyarakat, salah satunya seperti warga Desa Metan, Sukoharjo, Jawa Tengah yang sudah diuraikan diatas. Pengggunaan biogas ini masih sangat perlu dikembangkan dan disosialisasikan agar masyarakat di daerah lain dapat menggunakan energi ini.

Referensi:
http://majalahenergi.com/forum/energi-baru-dan-terbarukan/bioenergy/biogas
http://www.indosiar.com/fokus/warga-desa-metan-ubah-kotoran-sapi-jadi-biogas_79122.html
http://withmyglasses.wordpress.com/2013/04/28/ilmu-alamiah-dan-teknologi-masa-depan-sehubungan-dengan-kelangsungan-hidup-manusia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar