1. Publikasi Online
Publikasi Online adalah suatu informasi atau pesan atau
pengumuman dalam bentuk online atau diterbitkan atau di umumkan dalam dunia
internet melalu media elektronik baik melalui komputer, laptop atau apa saja
yang dapat terhubung dalam dunia online, banyak sekali manfaat dari publikasi
online ini apalagi di jaman sekarang yang rata-rata masyarakat diseluruh dunia
dapat terhubung atau menggunakan internet untuk alat mencari atau bertukar
informasi, banyak yang dapat dilakukan dalam publikasi online misalnya
berjualan atau memasarkan produk-produk baru atau produk bekas sekalipun banyak
juga perusahaan atau hanya sekedar home production yang dipasarkan melalui
publikasi online, semua itu sangat bermanfaat dan lebih mengirit biaya karena
biayanya relatif murah dan lumayan bagus karena tidak hanya masyarakat dalam
negeri saja bahkan dunia pun bisa tahu saat kita mulai menggunakan publikasi
onlien ini. Maka dari itu publikasi online sangat berguna untuk kita di jaman
modern dan serba cepat ini.
2. Etika dalam Penelitian
Internet
Peraturan yang harus dilakukan dalam etika penelitian dalam
Internet yaitu:
a.Menghormati martabat subjek penelitian
Penelitian yang dilakukan harus manjunjung tinggi martabat
seseorang (subjek penelitian). Dalam melakukan penelitian, hak asasi subjek
harus dihargai.
b. Asas
kemanfaatan.
Penelitian yang dilakukan harus mepertimbangkan manfaat dan
resiko yang mungkin terjadi. Penelitian boleh dilakukan apabila manfaat yang
diperoleh lebih besar daripada resiko/dampak negatif yang akan terjadi. Selain
itu, penelitian yang dilakukan tidak boleh membahayakan dan harus menjaga
kesejahteraan manusia.
c.Berkeadilan.
Dalam melakukan penelitian, setiap orang diberlakukan sama
berdasar moral, martabat, dan hak asasi manusia. Hak dan kewajiban peneliti
maupun subjek juga harus seimbang.
d.Informed consent.
Informed consent merupakan pernyataan kesediaan dari subjek
penelitian untuk diambil datanya dan ikut serta dalam penelitian. Aspek utama
informed consent yaitu informasi, komprehensif, dan volunterness. Dalam
informed consent harus ada penjelasan tentang penelitian yang akan dilakukan.
Baik mengenai tujuan penelitian, tatacara penelitian, manfaat yang akan
diperoleh, resiko yang mungkin terjadi, dan adanya pilihan bahwa subjek
penelitian dapat menarik diri kapan saja. Dalam Penelitian yang dilakukan harus
menghargai kebebasan individual untuk bertindak sebagai responden atau subjek
penelitian dalam melakukan survey di internet. Responden harus dijamin dan
dilindungi karena pengambilan data dalam penelitian akan menyinggung ke arah
hak asasi manusia. Meskipun suatu penelitian sangat bermanfaat namun apabila
melanggar etika penelitian maka penelitian tersebut tidak boleh dilaksanakan.
3. Berbagai Hasil
Penelitian dan Teknik Penelitian Online
a. Komputer dan Internet Mengubah Ingatan Manusia
Komputer dan internet mengubah sifat ingatan manusia, demikian
kesimpulan penelitian yang dimuat di majalah Science. Penelitian psikologi
menunjukkan bahwa jika seseorang diajukan pertanyaan-pertanyaan sulit, mereka
akan memikirkan komputer.
Ketika mereka mengetahui bahwa berbagai fakta nantinya akan
didapat lewat komputer maka ingatan mereka menjadi tidak begitu baik karena
mereka mengetahui dapat mengandalkan sumber lain.
b. Efek Psikologis Facebook bagi Kesehatan Mental
Beberapa waktu lalu muncul laporan mengenai tanda-tanda orang
kecanduan Facebook atau situs jejaring sosial lainnya, misalnya Anda mengubah
status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status
teman. Anda juga rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari meski ia
tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.
Laporan terbaru dari The Daily Mail menyebutkan, kecanduan situs
jejaring sosial seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan kesehatan
karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya pengisolasian diri
dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons kekebalan, level hormon,
fungsi urat nadi, dan merusak performa mental. Hal ini memang bertolak belakang
dengan tujuan dibentuknya situs-situs jejaring sosial, di mana pengguna
diiming-imingi untuk dapat menemukan teman-teman lama atau berkomentar mengenai
apa yang sedang terjadi pada rekan Anda saat ini.
Referensi
http://id.shvoong.com/social-sciences/counseling/2205694-pengertian-publikasi/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar